LIGA335 – Di era media sosial yang serba cepat dan penuh tantangan unik, tahun 2025 kembali menghadirkan tren baru yang bikin geleng kepala — “Sleep Challenge.”
Ya, kamu tidak salah baca. Kini banyak netizen di berbagai platform, terutama TikTok, Instagram, dan X (Twitter), justru menjadi viral hanya dengan… tidur!
Apa Itu Sleep Challenge?
Sleep Challenge adalah tantangan viral di mana peserta merekam diri mereka saat tidur, lalu membagikan hasilnya secara daring.
Beberapa bahkan melakukan live streaming tidur mereka selama berjam-jam dengan kamera yang tetap menyala — hanya untuk melihat berapa banyak penonton dan komentar yang masuk saat mereka tertidur pulas.
Uniknya, banyak penonton justru terhibur oleh hal-hal tak terduga selama si “peserta” tidur:
-
gerakan lucu saat berganti posisi,
-
suara ngorok yang unik,
-
hingga hewan peliharaan yang tiba-tiba ikut naik ke kasur.
Dari Lucu Jadi Viral
Tren ini pertama kali mencuat di Amerika Serikat dan Korea Selatan, sebelum akhirnya menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Tagar seperti #SleepChallenge2025, #TidurViral, dan #LiveTidur sempat menduduki posisi trending topic global selama berminggu-minggu.
Beberapa kreator bahkan mendapatkan jutaan penonton dan ribuan pengikut baru hanya dari satu video tidur!
Tak sedikit pula yang mendapat tawaran kerja sama brand — terutama produk seperti bantal ergonomis, selimut pintar, atau aplikasi pelacak tidur.
Mengapa Banyak yang Ikut?
Fenomena ini dianggap mencerminkan budaya digital modern yang semakin absurd namun menarik.
Menurut pakar psikologi digital, tantangan seperti Sleep Challenge muncul karena banyak orang mencari cara baru untuk terlihat unik dan relevan di dunia maya yang kompetitif.
“Di era algoritma, perhatian adalah mata uang. Bahkan tidur pun bisa menjadi konten, asalkan menarik,”
— ujar Dr. Rani Kusuma, pakar perilaku digital dari Universitas Indonesia.
Bagi sebagian orang, Sleep Challenge juga menjadi bentuk eksperimen sosial, membuktikan sejauh mana masyarakat mau menonton hal yang sederhana — bahkan pasif — hanya karena rasa penasaran dan efek FOMO (Fear of Missing Out).
Bahaya di Balik Tren Aneh Ini
Meski tampak lucu dan tidak berbahaya, sejumlah ahli mengingatkan bahwa Sleep Challenge dapat menimbulkan risiko privasi dan kesehatan.
Menyiarkan diri saat tidur berarti membuka ruang pribadi bagi publik — termasuk potensi pelecehan atau penyalahgunaan rekaman.
Selain itu, kurang istirahat akibat tekanan konten (seperti ingin tampil “sempurna saat tidur”) justru dapat mengganggu kualitas tidur dan kesehatan mental.
Tidur Demi Popularitas, Simbol Zaman Digital?
Fenomena Sleep Challenge 2025 ini menegaskan satu hal:
Dalam dunia digital, batas antara hiburan dan absurditas semakin tipis.
Dari makan cabai ekstrem hingga tidur live di depan ribuan penonton, netizen terus mencari cara baru untuk mencuri perhatian.
Dan siapa sangka, kali ini — yang viral bukan karena aksi ekstrem, tapi justru karena… tidur!
Sumber: kompas88.id