Jakarta Laga pramusim Liverpool di Deepdale Stadium melawan Preston North End pada Minggu (13/7/2025) malam WIB menjadi INITOGEL panggung emosional yang dipenuhi penghormatan untuk mendiang Diogo Jota.
Pertandingan ini menjadi penampilan perdana The Reds sejak kepergian tragis Jota dan sang kakak, Andre Silva, dalam kecelakaan mobil di Spanyol utara pada 3 Juli lalu.
Sebelum kick-off, suasana hening menyelimuti stadion saat kedua tim mengheningkan cipta selama satu menit. Para pemain mengenakan ban lengan hitam sebagai bentuk belasungkawa, sementara Preston menyusun program pertandingan khusus mengenang Jota dan Andre.
Lagu kebanggaan masing-masing klub, You’ll Never Walk Alone dan Can’t Help Falling In Love, bergema penuh makna di antara para suporter yang hadir.
Penghormatan dari Pemain Liverpool
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5274194/original/004033600_1751709527-000_64UZ4ZC.jpg)
Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, membawa karangan bunga untuk mengantar Diogo Jota ke peristirahatan terakhir di Mother Church of Gondomar, Portugal, Sabtu (5/7/2025). (AFP/Filipe Amorim)
Di lapangan, para pemain Liverpool menunjukkan penghormatan mereka dengan cara yang sangat personal.
Darwin Nunez menggandakan keunggulan The Reds setelah memanfaatkan kesalahan pemain belakang Preston, lalu melakukan selebrasi yang menjadi ciri khas Jota: tepukan tangan menyerupai rahang buaya dan duduk di rumput sebelum meniru gestur khas Jota saat bermain gim—sebuah penghormatan yang mengingatkan akan kecintaan Jota pada dunia esports, termasuk kepemilikannya di LUNA Esports.
Tak hanya Darwin, Cody Gakpo juga menyusul dengan mencetak gol ketiga dan ikut mempersembahkan selebrasi penuh makna. Ia menirukan gerakan tangan Darwin, lalu mengangkat jarinya membentuk angka 20—nomor punggung yang dikenakan Jota selama berseragam Liverpool.
Sebelumnya, Conor Bradley yang mencetak gol pembuka pun terlihat menengadah ke langit sebelum memeluk rekan-rekannya, dalam gestur yang penuh kesedihan.
Pesan dari Arne Slot
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5281825/original/016794200_1752421468-000_66MX8FP.jpg)
Pendukung Liverpool membawa beragam spanduk, syal, jersey, dan kaus untuk mengenang sosok Diogo Jota, dalam duel kontra Preston North End pada laga pramusim di Deepdale, Minggu (13/07/2025) malam WIB. (AFP/Oli Scarff)
ManajerLiverpool, Arne Slot, mengakui betapa sulitnya menjalani masa-masa berduka ini. Dalam konferensi pers seusai laga, ia menyampaikan bahwa tim akan terus membawa semangat dan kepribadian Jota dalam setiap langkah mereka ke depan.
“Jota selalu jadi dirinya sendiri, apa pun situasinya—santai, serius, atau emosional. Jadi saya katakan ke pemain: jadilah dirimu sendiri. Kalau ingin tertawa, tertawalah. Kalau ingin menangis, menangislah. Jangan tahan emosi kalian,” ujar Slot dengan suara berat.
Meski hanya laga pramusim, malam itu bukan sekadar pertandingan. Itu adalah bentuk cinta, duka, dan penghormatan Liverpool untuk sosok yang telah memberi 65 gol dan segudang kenangan indah di Anfield.
Diogo Jota mungkin telah tiada, tapi semangat dan warisannya akan terus hidup di hati para pendukung The Reds.
Sumber : Kompas88.id